Home » Kesehatan Anak » Tumbuh Kembang » Berbagai Refleks Pada Bayi Baru Lahir

Berbagai Refleks Pada Bayi Baru Lahir

Refleks merupakan gerakan atau tindakan tanpa disengaja. Beberapa gerakan spontan, terjadi sebagai bagian dari aktivitas bayi yang biasa. Yang lainnya adalah tanggapan terhadap tindakan tertentu. Manusia terlahir dengan dengan sejumlah refleks naluriah. Refleks bekerja secara otomatis dan aktif dalam situasi yang tepat. Berbagai refleks pada bayi baru lahir membantu mengidentifikasi aktivitas otak dan saraf normal. Selain itu, refleks membantu melindungi dan membimbing bayi pada bulan-bulan pertama kehidupannya.

Beberapa refleks hanya terjadi pada periode perkembangan tertentu. Misalnya beberapa refleks memastikan bayi siap menyusu begitu ia lahir, sementara refleks lain bermanfaat bagi perlindungan diri. Seiring dengan berkembangnya otak bayi, refleks bayi baru lahir perlahan akan memudar dan digantikan oleh munculnya perilaku-perilaku yang disadari. Hilangnya refleks-refleks tersebut menandakan bahwa otak bayi berkembang dengan normal. Berikut adalah beberapa refleks normal yang terlihat pada bayi yang baru lahir:

Refleks Moro (disebut juga refleks mengejutkan)

Refleks-Moro-bundanetPemicu: Sementara beberapa bayi terkadang kaget tanpa alasan yang jelas, biasanya ini sebagai respons terhadap suara keras, gerakan mendadak atau sensasi jatuh (sebagai contoh, saat Anda memasukkan si kecil ke dalam box bayi tanpa cukup banyak topangan).

Respon: Dia akan mengencangkan tubuhnya, melingkarkan lengannya ke atas dan ke luar dan membuka tinjunya yang biasanya kencang, mengangkat kedua lututnya dan kemudian mengangkat lengannya dan mengepalkan tinjunya di dekat tubuhnya – seolah-olah dia sedang memeluk dirinya sendiri. Itu berlangsung hanya beberapa detik saja dan ia akan kembali seperti biasa.

Alasan: Usaha pertama bayi untuk melindungi dirinya dari bahaya.

Kapan Refleks Moro terjadi? Refleks Moro muncul sejak kelahiran bayi sampai bayi berusia sekitar 6 minggu, setelah itu dia akan menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar dan merasa lebih aman di lingkungannya. Refleks mengejutkannya akan menurun dan akhirnya lenyap saat bayi berusia 4 sampai 6 bulan.
Jika refleks moro muncul saat bayi tertidur dan menyebabkannya menjadi terbangun, cobalah untuk mengayunkannya agar membuatnya merasa lebih aman, kemudian Bunda dapat menopang tubuh kanan dan kiri bayi dengan bantal gulingnya agar bayi merasa lebih nyaman saat tidur.

Berbahayakah jika bayi tidak memiliki refleks moro? Kelainan pada refleks moro biasanya ditemukan oleh dokter spesialis anak. Tetapi jika Anda melihat adanya perubahan di antara jadwal kunjungan ke dokter spesialis anak, Anda harus segera menghubungi dokter anak Anda. Jika bayi Anda tidak bereaksi, itu bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada otak atau sumsum tulang belakang atau cedera lainnya. Hanya dokter spesialis anak yang bisa melakukan tes untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

 

Rooting Refleks (Refleks Mencari)

rooting-refleks-bundanetRefleks ini dimulai saat ujung mulut bayi dibelai atau disentuh. Bayi akan membalikkan kepalanya dan membuka mulutnya untuk mencari serta mengikuti ke arah yang membelainya. Ini membantu bayi menemukan payudara untuk mulai menyusui. Namun, para ilmuwan masih memperdebatkan apakah tindakan ini dapat disebut refleks, karena sepertinya gerakan tersebut berada dibawah kendali alam bawah sadar bayi meski tidak sepenuhnya demikian. Pendapat tersebut didasari oleh fakta bahwa gerakan refleks mencari biasanya tidak akan terjadi jika bayi tidak lapar, atau jika dia menyentuh pipinya sendiri. Hal ini bersifat disengaja, berbeda dengan refleks lainnya.

Pemicu: Sentuhan lembut pada pipi bayi baru lahir

Respon: Bayi berbalik ke arah sentuhan, dengan mulut terbuka

Berapa lama refleks akan bertahan? Muncul saat lahir dan berlangsung sampai bayi berusia sekitar 3 sampai 4 bulan.

Refleks Menghisap

refleks-menghisap-bundanetRooting refleks membantu bayi menjadi siap mengisap. Saat langit-langit mulut bayi tersentuh, bayi akan mulai mengisap. Refleks menghisap ini biasanya akan muncul sekitar usia kehamilan 36 minggu. Bayi yang lahir prematur mungkin akan memiliki kemampuan mengisap yang lemah atau belum matang. Fungsi utama refleks mengisap adalah untuk memastikan bayi baru lahir dapat menyusu secara naluriah. Selain itu mengisap merupakan sumber kenyamanan bagi bayi.

Pemicu: Sesuatu, seperti puting susu atau jari orang tua, menyentuh langit-langit mulut bayi

Respon: Bayi akan mengisap pada payudara

Kapan refleks mengisap akan muncul? Refleks mengisap muncul saat lahir dan berlangsung hingga bayi berusia 2 sampai 4 bulan.

Refleks Menghisap Jari

refleks-menghisap-jari-bundanetKetika telapak tangan atau pipi bayi disentuh, dia akan merespons dengan menekuk tangannya dan mengangkatnya ke mulut. Kemudian bayi akan mengisap jemarinya. Di awal, bayi tidak akan punya cukup tenaga untuk terus mengangkat tangannya ke mulut, sehingga refleks ini akan tetap ada hingga bayi bisa melakukannya secara sadar dan mengisap jemarinya kapanpun dia membutuhkannya. Refleks ini biasanya akan bertahan sekitar empat bulan. Refleks mengisap jari aktif secara otomatis ketika tangan atau pipi bayi disentuh. Mengisap jari adalah sumber kenyamanan bagi bayi, tetapi bayi baru lahir melakukan ini secara sadar berusia beberapa bulan.

Refleks Tonic Neck (Refleks Leher Tonik)

tonic-neck-reflex-bundanetBayi yang sedang berbaring sering kali menolehkan kepalanya ke samping (biasanya ke kanan) dan mengulurkan tangannya ke arah yang sama. Refleks ini melindungi bayi agar tidak tengkurap sebelum mereka dapat menopang kepala sendiri. Refleks leher tonik harus hilang terlebih dahulu sebelum bayi bisa belajar tengkurap. Para ilmuwan berspekulasi bahwa kecenderungan bayi untuk menoleh ke kanan adalah pertanda tangan kanannya yang dominan.

Pemicu: Berbaring telentang dengan kepala berpaling ke satu sisi

Respon: Lengan di salah satu sisi meluas, sementara lengan sisi yang berlawanan membengkok di siku (posisi “pagar”).

Berapa lama refleks leher tonik itu bertahan? Refleks leher tonik muncul beberapa waktu setelah kelahiran dan saat bayi berusia 2 bulan kemudian berlangsung sampai bayi berusia 4 sampai 7 bulan

Refleks Palmar Grasp (Refleks Menggengam)

refleks-menggenggam-bundanetMembelai telapak tangan bayi menyebabkan bayi menutup jari-jarinya dalam genggaman. Jika Bunda meletakkan jari di telapak tangan bayi baru lahir, dia akan menggenggamnya erat-erat. Reaksi ini dikenal sebagai refleks Palmar Grasp.

Pemicu: Menekan jari atau benda lain, seperti mainan bayi ke telapak tangan bayi

Respon: Bayi membuat kepalan tangan dan mencoba menggenggam jari atau benda tersebut.

Kapan refleks palmar grasp muncul? Refleks memegang muncul saat lahir dan berlangsung sampai bayi berusia 3 sampai 6 bulan.

Fakta yang menyenangkan: Cengkeraman bayi bisa cukup kuat untuk menopang berat tubuhnya secara keseluruhan (tapi tidak perlu mengujinya).

Anda dapat mencoba menyentuh telapak tangannya untuk mendapatkan refleks ini di rumah, tapi jangan khawatir jika bayi Anda tidak meresponnya. Anda mungkin tidak melakukan rangsangan dengan sempurna, atau bayi Anda mungkin terlalu lelah atau lapar untuk meresponsnya. Jika Anda mencoba beberapa kali pada hari yang berbeda tanpa mendapatkan hasil yang diharapkan, periksakan bayi ke dokter anak Anda.

 

Refleks Berjalan

refleks-berjalan-bundanetRefleks ini disebut refleks berjalan karena bayi tampak mengambil langkah saat ditegakkan dengan telapak kakinya saat menyentuh permukaan yang solid. Ketika bayi baru lahir ditempatkan dalam posisi berdiri dan merasakan permukaan dibawah kakinya, dia akan mulai bergerak seperti sedang berjalan. Meski refleks berjalan ini tampaknya menghilang pada usia dua bulan, para ilmuwan menemukan bahwa, jika bayi yang berusia lebih tua dimasukkan ke dalam air sampai sebatas pinggang (sehingga bayi merasa tak berbobot), refleks berjalan akan kembali aktif. Refleks ini akan memudar karena tubuh bayi akan semakin bertambah besar, sehingga mereka perlu berusaha lebih keras untuk menggerakkan kaki-kaki mungil mereka. Ada kemungkinan refleks melangkah juga memiliki kegunaan lain, saat masih di dalam rahim, bayi menggunakan kaki mereka untuk bertumpu pada dinding rahim dan mengubah posisi tubuhnya, setelah lahir, refleks berjalan juga membantu bayi mendapatkan ASI pada saat Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Refleks Babinski

refleks-babinski-bundanetRefleks Babinski atau reflek plantar adalah reflek kaki yang terjadi secara alami pada bayi dan anak kecil sampai mereka berusia sekitar 6 bulan sampai 2 tahun. Refleks ini biasanya diuji oleh dokter dengan membelai telapak kaki. Saat jempol kaki membungkuk dan kembali ke bagian atas kaki sementara empat jari lainnya saling membentangkan, itu disebut tanda Babinski. Respon ini normal dan menandakan tidak adanya masalah atau kelainan.

Refleks ini pertama kali ditemukan dan dinamai oleh ahli saraf Prancis Joseph Babinski. Dia menggambarkannya dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada tahun 1896. Refleks Babinski sejak itu menjadi alat penting yang digunakan oleh dokter dan dokter anak. Mereka menggunakannya untuk memastikan bahwa aktivitas otak orang dewasa dan anak, respons neurologis, dan aktivitas syaraf normal dan tidak menunjukkan adanya kelainan mendasar pada otak atau sistem saraf.

Refleks Babinski mungkin normal pada anak-anak sampai usia 2 tahun. Kadang bisa berakhir setelah 12 bulan. Jika tanda Babinski masih terlihat setelah usia itu, kemungkinan akan menunjukkan masalah neurologis. Normalnya, Refleks Babinski tidak ditemukan pada orang dewasa. Refleks Babinski harus sudah tidak ada pada anak diatas 2 tahun. Setelah berusia 2 tahun, kelima jari kaki harus melentur, atau meringkuk ke bawah, seolah-olah mereka mencoba meraih sesuatu. Jika refleks babinski masih ditemukan pada anak diatas 2 tahun, ini bisa menunjukkan adanya masalah neurologis atau gangguan sistem saraf yang mendasarinya, seperti lesi neuron motor atas, cerebral palsy, stroke, cedera otak atau tumor otak, tumor tulang belakang, multiple sclerosis (MS) dan meningitis.

Bayi tidak memiliki kontrol penuh terhadap sistem saraf mereka, jadi refleks-refleks ini umum terjadi dan menunjukkan fungsi neurologis yang sehat. Seiring pertumbuhan anak, mereka akan memiliki kontrol yang lebih baik terhadap sistem saraf mereka. Oleh karena itu, refleks-refleks yang terlihat saat bayi akan hilang.

 

 

Referensi

  1. Newborn Reflexes (whattoexpect.com)
  2. Newborn-Reflexes (http://www.stanfordchildrens.org)
  3. Babinski Sign (http://www.healthline.com)
  4. Buku “Watch My Baby Grow” (Penerbit Esensi Erlangga Group)
Similar posts