Home » Kesehatan Wanita » Sulit Hamil » Ketidaksuburan (Infertilitas)

Ketidaksuburan (Infertilitas)

ketidaksuburan-bundanetPasangan dikatakan mengalami ketidaksuburan (infertilitas) jika setelah menikah selama setahun, melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi dan belum juga hamil. Tetapi pada wanita yang berusia lebih dari 35 tahun maka dikatakan mengalami ketidaksuburan jika setelah menikah 6 bulan atau lebih. Hubungan seksual yang memungkinkan untuk hamil adalah bila dilakukan secara teratur dengan frekuensi optimal yaitu tiga kali seminggu. Mengapa harus menunggu setahun? Karena jika kedua pasangan tersebut sehat dan melakukan hubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi maka 90% akan hamil di tahun pertama.

Ketidaksuburan merupakan kondisi yang cukup umum ditemukan, karena berkisar 15% dari pasangan mengalami kondisi seperti ini. Ketidaksuburan juga merupakan kondisi medis yang unik karena tidak hanya masalah satu individu tapi melibatkan pasangan. Kemampuan untuk pasangan tersebut untuk hamil tergantung pada kondisi kesuburan yang normal pada keduanya, baik pria maupun wanita. Karena itu untuk melakukan evaluasi untuk ketidaksuburan sangat dianjurkan untuk datang bersama pasangan.

Penyebab Ketidaksuburan

Ketidaksuburan dapat disebabkan oleh sejumlah faktor. Baik faktor pria maupun wanita dapat berkontribusi sebagai penyebab ketidaksuburan. Faktor wanita mungkin terkait dengan masalah ovulasi, saluran telur, rahim atau hormon.

Sedangkan faktor pria sering berkaitan dengan jumlah atau kesehatan sperma. Tabel dibawah ini menunjukkan secara rinci penyebab dari ketidaksuburan dan persentasenya.

 

PENYEBAB KETIDAKSUBURAN %
Faktor Wanita (tunggal)

       – Faktor saluran telur

       – Endometriosis

       – Gangguan ovulasi

       – Berkurangnya cadangan sel telur

       – Faktor rahim

36

14

6

6

9

1

Faktor Pria (tunggal) 17
Penyebab lain (imunologis, kelainan kromosom, kemoterapi kanker dan penyakit berat) 7
Penyebab yang tidak bisa dijelaskan (tidak ditemukan penyebab ketidaksuburan pada wanita maupun pria) 10
Faktor multipel (wanita saja) 13
Faktor multipe (wanita dan pria) 17

 

 

ketidaksuburan-bundanet

Kemampuan pasangan untuk bisa hamil tergantung dari normalnya kesuburan baik pada pria maupun wanita. Bila pasangan sudah masuk ke dalam kategori tidak subur maka dianjurkan untuk melakukan evaluasi penyebab dari ketidaksuburan (infertilitas). Dan evaluasi harus dilakukan baik pada pria maupun wanita.

 

Evaluasi ketidaksuburan pada suatu pasangan harus dilakukan baik oleh pria maupun wanita


Pengaruh Usia terhadap Kesuburan

Seorang wanita mempunyai jumlah sel terlur yang tetap saat lahir. Kemudian jumlah sel telur ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Karena itu makin bertambahnya usia seorang wanita maka kemungkinan untuk terjadinya ketidaksuburan akan makin besar.

Persentase Ketidaksuburan pada Wanita

Usia (tahun) Persentase Ketidaksuburan (%)
< 30 25
30-35 33
35-40 50
> 40 > 90

Tampak bahwa persentase ketidaksuburan mulai menurun di awal usia 30-an dan akan menurun lebih cepat setelah usia 35 tahun. Kesuburan seorang pria juga menurun seiring dengan usia, tapi tidak bisa ditebak.

Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesuburan

Faktor gaya hidup dapat memainkan peran dalam ketidaksuburan. Pada wanita, terlalu kurus atau kelebihan berat badan dapat berhubungan dengan ketidaksuburan. Minum alkohol pada tingkat sedang atau berat dan merokok juga dapat membuat seorang wanita sulit untuk hamil. Pada pria, merokok, minum alhohol pada tingkat yang berat, penggunaan narkoba dan penggunaan obat steroid anabolik dapat mengurangi jumlah dan gerakan sperma. Di samping itu merokok juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

 

Updated: 05/06/2016

Similar posts