Home » Kehamilan » Jadwal Pemeriksaan Kehamilan

Jadwal Pemeriksaan Kehamilan

Jadwal pemeriksaan kehamilan. Pada trimester pertama dan kedua ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan setiap bulan. Saat pemeriksaan pertama biasanya bunda akan ditanyakan mengenai :

  • Hari pertama dari haid yang terakhir dan apakah haidnya teratur atau tidak. Hal ini berguna untuk menentukan perkiraan persalinan jadwal-periksa-hamil-bundanet
  • Kondisi kesehatan
  • Riwayat penyakit atau operasi sebelumnya
  • Riwayat kehamilan atau keguguran sebelumnya
  • Suku bangsa (berkaitan dengan riwayat penyakit yang diturunkan)
  • Pekerjaan (berkaitan dengan adanya risiko dengan kehamilan)

Pada pertemuan ini bunda akan diberikan informasi tentang :

Sejak pertemuan pertama, penting untuk disampaikan ke dokter bila :

  • Terjadi komplikasi atau infeksi pada kehamilan sebelumnya atau pada proses persalinan, misalnya preeklampsia atau persalinan prematur.
  • Sedang mendapat terapi akibat penyakit kronis, misalnya diabetes atau tekanan darah tinggi.
  • Riwayat keluarga dengan kelainan bawaan, misalnya spina bifida.
  • Riwayat keluarga dengan penyakit yang diturunkan, misalnya talasemia.

Pemeriksaan yang dilakukan :

  • Identifikasi potensi risiko yang mungkin terjadi berkaitan dengan aktifitas ibu hamil.
  • Mengukur berat badan dan tinggi badan serta menentukan indeks massa tubuh (IMT).
  • Mengukur tekanan darah. Pada trimester kedua tekanan darah kadang kala didapatkan lebih rendah dari pada biasanya dan ini umum terjadi, karena itu bunda bisa merasakan pusing saat berubah posisi secara mendadak.
  • Melakukan pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan yang dilakukan adalah golongan darah dan rhesus, anemia, hepatitis B, sifilis, rubella, gula darah, urin dan HIV (bila setuju) serta pemeriksaan lain sesuai kondisi kesehatan ibu hamil.
  • Menilai kemungkinan risiko terjadinya preeklampsia dan diabetes gestasional.

Pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada trimester I dan II minimal dilakukan dua kali, tergantung dari kondisi kehamilan bunda, yaitu :

  1. Saat usia kehamilan 11-14 minggu, dilakukan untuk menentukan perkiraan persalinan, mengecek perkembangan fisik janin, jumlah janin dan deteksi kelainan bawaan (sindrom down)
  2. Saat usia kehamilan 18-20 minggu dilakukan untuk mengecek perkembangan fisik janin dan deteksi kelainan bawaan pada janin.

Baca selengkapnya mengenai Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)

Jadi, jangan lewatkan pemeriksaan USG pada minggu-minggu tersebut, mengingat pentingnya tujuan pemeriksaan tersebut.

Trimester Ketiga

Pada trimester ketiga pemeriksaan kehamilan dilakukan dua minggu sekali. Pada saat kunjungan bunda akan diberikan informasi tentang :

  • Rencana persalinan (birth plan), tanda-tanda awal dimulainya persalinan, tanda bahaya (bunda dianjurkan untuk mengamati gerakan janin, bila gerakan janin sangat kurang atau tidak ada segera lakukan pemeriksaan)
  • Senam hamil
  • Menyusui
  • Pemberian vaksinasi, vitamin K dan pemeriksaan penapisan pada bayi baru lahir

Pemeriksaan yang dilakukan :

  • Pemeriksaan ukuran rahim
  • Penilaian posisi bayi
  • Mengukur tekanan darah, dilakukan untuk deteksi dini preeklampsia
  • Menawarkan pemeriksaan laboratorium terutama pemeriksaan urin untuk deteksi protein dalam urin
  • Menawarkan pemberian anti rhesus jika bunda mempunyai rhesus negatif
  • Pemeriksaan panggul terutama pada kehamilan pertama

Pemeriksaan ultrasonografi terutama untuk menilai pertumbuhan janin, kondisi dan letak plasenta, jumlah air ketuban dan posisi janin.

Pada usia kehamilan 40 minggu maka bunda akan diberikan informasi tentang rencana persalinan jika kehamilan mencapai 41 minggu dan berdiskusi tentang kemungkinan induksi persalinan.

Pada kehamilan dengan risiko tinggi, kemungkinan pemeriksaan akan lebih sering dan lebih banyak pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan

Jika bunda kuatir tentang sesuatu, jangan menunggu hingga jadwal pemeriksaan kehamilan berikutnya. Bunda bisa melakukan pemeriksaan lebih awal dari jadwal untuk memastikan kondisi kehamilan.

Rencanakan dengan baik sebelum melakukan pemeriksaan kehamilan dengan cara :
  • Buat daftar pertanyaan yang ingin ditanyakan sehingga lebih mudah dan tidak ada hal yang terlewatkan
  • Usahakan mendapat kesempatan untuk berdiskusi tentang hal-hal yang mengkhawatirkan selama ini
  • Jika memungkinkan minta suami untuk menemani saat pemeriksaan kehamilan sehingga suami akan merasa ikut terlibat pada kehamilan ini
  • Siapkan makanan ringan bila kemungkinan bunda akan merasa lapar saat menunggu

Updated: 06/06/2016

Similar posts