Home » Kehamilan » Keluhan Selama Kehamilan

Gusi Berdarah

Seperti bagian tubuh yang lain, gusi juga menerima lebih banyak aliran darah selama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan gusi menjadi bengkak dan lebih lunak. Sebagai akibatnya, gusi mungkin dapat sedikit berdarah saat menyikat gigi. Jangan lalai untuk merawat gigi selama kehamilan. Sikat gigi, menggunakan benang gigi serta pemeriksaan dan membersihkan gigi secara teratur menjadi penting.

Jerawat

Jerawat juga bisa muncul atau menjadi lebih parah saat hamil. Hal ini terjadi akibat hormon kehamilan meningkatkan pengeluaran minyak dari kelenjar kulit. Perubahan kulit ini bersifat sementara dan akan menghilang setelah melahirkan. Sebagian besar jerawat dapat dicegah atau dikontrol dengan perawatan kulit yang baik. Beberapa cara dibawah ini dapat dicoba untuk dilakukan

Keputihan

Banyak wanita akan mengalami peningkatan cairan vagina selama kehamilan. Lendir yang keluar dari vagina belum tentu merupakan suatu tanda adanya masalah atau infeksi. Hal ini tergantung dari jumlah dan warna cairan yang keluar serta apakah diikuti gejala lainnya seperti gatal atau berbau. Lendir cair, bening atau sedikit putih susu dan tidak berbau biasanya menunjukkan kondisi yang

Kulit Menjadi Lebih Gelap

Hal ini merupakan salah satu perubahan kulit yang paling sering, terjadi pada 90 persen wanita hamil. Daerah yang menjadi lebih gelap terutama pada pipi, dagu, hidung, dahi, pusar, ketiak, paha bagian dalam dan daerah antara kemaluan dan anus (perineum). Daerah kulit yang sudah gelap akan menjadi lebih gelap, daerah yang paling tampak perubahannya adalah di area sekitar puting susu dan bibir

Merasa Lemah Saat Hamil

Selama hamil, sebagian besar wanita merasa lemah dibandingkan biasanya. Keadaan ini biasanya dialami pada awal (trimester I) dan akhir (trimester III) dari kehamilan. Penyebab merasa lemah selama hamil : Pada trimester I. Selama awal kehamilan, tubuh menghasilkan hormon progesteron lebih banyak. Hormon progesteron diketahui dapat menyebabkan Bunda menjadi mengantuk dan

Penyakit Gusi

Bunda akan lebih rentan terhadap masalah gigi dan gusi saat hamil. Perubahan pada rongga mulut berkaitan dengan peningkatan jumlah plak, yaitu lapisan bakteri yang lengket dan tidak berwarna yang melapisi gigi. Perubahan hormon juga membuat gusi menjadi lebih rentan terhadap efek kerusakan dari plak. Jika plak mengeras akan berubah menjadi karang gigi.

Stretch Mark Pada Kehamilan

Munculnya garis merah muda atau keunguan pada dinding perut, payudara, lengan atas, panggul dan paha bisa dialami pada sebagian wanita hamil. Kira-kira setengah dari ibu hamil bisa mengalami stretch marks, terutama saat trimester ketiga. Stretch marks bukan merupakan tanda bahwa terjadi kelebihan berat badan. Tetapi disebabkan karena peregangan kulit disertai dengan peningkatan

Sulit Tidur (Insomnia)

Insomnia adalah suatu kondisi dimana bunda mengalami masalah untuk memulai tidur atau sering terbangun di malam hari. Keluhan ini umum dialami saat hamil mengingat saat hamil terjadi banyak perubahan yang terjadi, baik fisik maupun emosional, sehingga tidak mengherankan kalau tidur juga akan terpengaruh.

Varises

Perubahan sirkulasi untuk menyokong pertumbuhan janin selama kehamilan juga menyebabkan efek samping yang kurang menguntungkan berupa varises. Kira-kira 20 persen wanita hamil bisa mengalami varises. Untuk mengakomodasi peningkatan aliran darah selama kehamilan, pembuluh darah seringkali menjadi membesar.

Nyeri Ligamentum Rotundum

Nyeri ligamentum rotundum bisa sangat mengganggu tetapi biasanya akan hilang setelah beberapa menit. Ligamentum rotundum merupakan salah satu dari beberapa ligamen yang menahan rahim tetap pada tempatnya dalam perut. Ligamentum ini merupakan struktur seperti tali setebal kurang dari setengah sentimeter pada saat sebelum hamil di mana saat itu rahim masih sebesar buah pir. Saat rahim makin membesar dan makin berat maka ligamentum penyangga akan menjadi lebih panjang, lebih tebal dan

Nyeri Tulang Kemaluan (Symphysis Pubis Disorder)

Beberapa wanita hamil bisa mengalami nyeri pada tulang kemaluan. Keluhan yang dirasakan bisa ringan atau berat dan dirasakan berupa nyeri atau seperti memar pada daerah tulang kemaluan. Nyeri ini terjadi karena saat hamil jaringan dan sendi menjadi lebih lunak dan lebih longgar. Tulang lunak yang menghubungkan kedua tulang kemaluan menjadi lebih lunak sehingga saat berjalan.

Sakit Kepala

Banyak ibu hamil yang mengalami sakit kepala. Saat kehamilan dini, peningkatan sirkulasi darah dan perubahan hormonal dapat menyebabkan sakit kepala. Kemungkinan penyebab lainnya termasuk stres atau cemas, kelelahan, hidung tersumbat dan kelelahan mata. Bila bunda menghentikan konsumsi kafein secara tiba-tiba karena hamil, maka bisa memicu sakit kepala selama beberapa hari.

Sakit Pinggang Pada Ibu Hamil

Sakit pingang merupakan keluhan yang paling sering dirasakan oleh ibu hamil, terutama saat trimester ketiga. Ada beberapa penyebab sakit pinggang saat hamil. Sendi dan jaringan ikat (ligamen) di daerah panggul menjadi lebih lunak dan longgar sebagai persiapan untuk memudahkan bayi melewati rongga panggul.

Seperti Ingin Pingsan dan Pusing Saat Hamil

Penurunan aliran darah ke tubuh bagian atas karena tekanan rahim ke pembuluh darah di tulang belakang dan panggul. Keluhan ini biasanya terjadi pada awal trimester kedua, ketika pembuluh darah membesar akibat respon hormon kehamilan tetapi volume darah belum bertambah untuk mengisi pembuluh darah tersebut.

Sering Buang Air Kecil Pada Ibu Hamil

Selama trimester pertama, rahim yang membesar akan menekan kandung kemih sehingga bunda akan berkemih lebih sering dari biasanya. Bunda mungkin juga akan mengalami keluarnya sedikit urin saat batuk, bersin atau tertawa. Pada bulan keempat, rahim membesar keluar dari tulang panggul sehingga tekanan pada kandung kemih akan berkurang.

Susah Buang Air Besar

Konstipasi adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak bisa buang air besar secara teratur (kurang dari tiga kali seminggu). Kondisi ini merupakan salah satu efek samping yang paling sering terjadi saat kehamilan, dimana sebagian dari ibu hamil mungkin akan mengalaminya. Keluhan ini akan makin berat bila sebelum hamil sudah mengalami konstipasi.

Rasa Terbakar di Dada (Heartburn)

Lebih dari setengah ibu hamil mengalami heart burn – dan sebagian besar, pertama kali mengalami gejala ini. Heartburn, juga disebut gastroesophageal reflux disease (GERD) disebabkan oleh aliran balik dari isi lambung ke arah kerongkongan. Ketika ini terjadi, asam lambung mengiritasi dinding kerongkongan sehingga menyebabkan rasa seperti terbakar pada dada setinggi posisi jantung

Sulit Menahan Buang Air Kecil (Inkontinensia)

Inkontinensia adalah suatu kondisi ketidakmampuan untuk menahan aliran air seni atau yang keluar secara tiba-tiba saat batuk, bersin, tertawa, perubahan posisi tiba-tiba atau mengedan. Kondisi ini bisa didapatkan saat hamil atau setelah melahirkan. Selama hamil, tekanan bagian bayi ke kandung kemih menyebabkan kesulitan menahan keluarnya air seni terutama saat bayi bergerak ke arah kandung

Mual dan Muntah Selama Hamil

Mual dan muntah saat hamil merupakan tanda klasik dari awal kehamilan. Hingga 70 persen ibu hamil akan merasakan mual dan muntah saat hamil. Walaupun tanda dan gejala ini biasa dikenal sebagai morning sickness, tetapi istilah ini sebenarnya kurang tepat karena mual dan muntah dapat terjadi pada waktu kapanpun. Mual dan muntah biasanya terjadi pada minggu ke-4 sampai ke-8 kehamilan

Mimisan Saat Hamil

Beberapa wanita mengalami mimisan selama kehamilan, walaupun sebelum hamil tidak pernah atau jarang mengalaminya. Mimisan lebih mudah terjadi karena saat hamil lebih banyak darah mengalir di seluruh tubuh dan akibat pengaruh hormon kehamilan maka pembuluh darah kecil di dinding saluran hidung menjadi lebih rapuh dan mudah pecah.

Merasa Lebih Hangat Dari Biasanya

Saat hamil biasanya bunda akan merasakan lebih hangat dari biasanya. Hal ini terjadi karena saat hamil metabolisme tubuh akan meningkat. Pencegahan dan penanganan : banyak minum air atau cairan lain, gunakan pakaian yang menyerap keringat, misalnya berbahan katun

Kram Kaki

Kram pada tungkai bawah cukup sering dialami saat trimester dua dan tiga. Paling sering terjadi saat malam dan dapat menyebabkan terbangun saat tidur. Penyebab pasti dari kram kaki tidak diketahui, tetapi diduga aliran darah yang melambat dari tungkai ke jantung dan tekanan rahim pada saraf di kaki sebagai penyebab kram kaki. Pencegahan dan penanganan kram kaki.

Gatal Pada Ibu Hamil

Keluhan ini tejadi kira-kira pada seperlima wanita hamil. Gatal ringan terjadi karena peningkatan aliran darah ke kulit. Pada kehamilan lanjut kulit perut akan meregang dan hal ini juga bisa menyebabkan gatal. Gatal bisa terjadi pada perut atau seluruh tubuh dan dapat menyebabkan bercak merah. Secara umum gatal biasanya akan hilang segera setelah melahirkan.

Cairan Dari Payudara

Pada minggu terakhir kehamilan bunda mungkin akan menemukan keluarnya cairan encer, kekuningan atau jernih dari salah satu atau kedua puting susu. Cairan ini disebut kolostrum, cairan kekuningan yang diproduksi payudara hingga sudah ada air susu.

Bengkak

Pada waktunya, bunda dapat mengalami bengkak saat hamil. Bengkak (edema) biasa terjadi selama kehamilan. Hal ini terjadi karena saat hamil terkumpul lebih banyak cairan di jaringan tubuh akibat pelebaran pembuluh darah dan peningkatan volume darah. Selama tiga bulan terakhir kehamilan, kira-kira setengah dari wanita hamil akan menemukan kelopak mata dan wajahnya menjadi lebih

Ambeien Saat Hamil

Beberapa wanita bisa mengalami ambeien saat hamil. Ambeien adalah varises pembuluh darah vena pada usus besar (rektum). Ambeien disebabkan oleh peningkatan volume darah dan tekanan dari rahim ke vena pada rektum. Pembuluh vena akan membesar dan akan membentuk benjolan ke arah dalam (Hemorrhoid Internal) atau keluar dari rektum (Hemorrhoid External).