Home » Kehamilan » Komplikasi Kehamilan

Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang berlokasi pada tempat yang tidak seharusnya, yaitu di luar rahim. Kehamilan ektopik merupakan kondisi yang serius dan dapat mengancam jiwa.

Pendarahan Saat Hamil

Perdarahan selama kehamilan biasa terjadi, terutama selama trimester pertama. Hal ini tentu saja menyebabkan bunda menjadi khawatir dan takut terjadi masalah dengan kehamilannya. Walaupun sebagian besar perdarahan bukan disebabkan masalah yang serius tetapi kadang-kadang hal ini bisa merupakan tanda adanya masalah yang berat yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab perdarahan selama kehamilan dan kapan harus datang untuk memeriksakan diri ke dokter.

Virus Rubella (Campak Jerman)

Rubella (campak jerman) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus rubella. Walaupun penyakit ini paling sering menyerang anak kecil tetapi siapa saja bisa terkena infeksi rubella.

Cacar Air Saat Hamil

Cacar air adalah infeksi yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Istilah medis untuk cacar air adalah varicella. Jika virus ini masuk ke dalam tubuh maka sistem kekebalan tubuh akan membentuk antibodi selama infeksi berlangsung. Antibodi ini akan melawan virus dan kemudian akan memberikan kekebalan tubuh terhadap cacar air selamanya. Karena itu, sangat jarang mengalami infeksi cacar air lebih dari satu kali. Sebagian besar orang akan mengalami infeksi cacar air saat kanak-kanak sehingga sangat jarang saat dewasa terinfeksi cacar air.

Mencegah Infeksi Selama Kehamilan

Ibu hamil yang tertular penyakit infeksi harus mendapat perhatian khusus. Hal ini karena : Infeksi saat hamil bisa menjadi lebih berat jika dialami ibu hamil dan Adanya potensi menyebabkan gangguan janin pada kandungan. Beberapa penyakit seperti rubella atau toxoplasmosis bisa menyebabkan cacat bawaan hingga keguguran pada janin. Tetapi, bunda dapat melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi kemungkinan tertular penyakit infeksi yang berbahaya selama kehamilan.

Penyakit Infeksi Yang Berbahaya Saat Hamil

TORCH (Toksoplasmosis, Rubella, CMV, Herpes) dan beberapa penyakit infeksi lain seperti parvovirus B19, listeria, cacar air, streptokokus grup B, hepatitis dan HIV dapat menyebabkan masalah dalam kehamilan. Masalah yang bisa ditimbulkan mulai dari keguguran hingga cacat bawaan.

Bahaya Infeksi Toksoplasmosis Saat Hamil

Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit yang disebut sebagai Toxoplasma gondii. Parasit ini hidup di dalam usus binatang seperti kucing dan babi. Toksoplasmosis tidak selalu membuat orang menjadi sakit tetapi infeksi ini bisa berbahaya jika bunda terinfeksi saat sedang hamil

Prosedur Dilatasi Dan Kuretase

Kuret merupakan prosedur untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim. Prosedur ini bisa menggunakan instrumen seperti sendok kecil atau alat hisap (suction). Kadang-kadang sebelum kuret dibutuhkan dilatasi atau membuka leher rahim sehingga alat yang digunakan untuk kuret dapat masuk dengan mudah. Dilatasi leher rahim dapat dilakukan dengan batang laminaria

Keguguran Berulang

Apa itu keguguran berulang? - Keguguran adalah ketika kehamilan berakhir dengan sendirinya sebelum usia kehamilan 20 minggu. "Keguguran berulang" adalah istilah medis yang digunakan dokter di mana seorang wanita telah mengalami keguguran sebanyak 2 kali atau lebih berturut-turut. Kondisi ini bisa terjadi pada 1% dari wanita hamil.

Kelainan Kromosom

Tubuh manusia terbentuk dari jutaan sel yang masing-masing berfungsi secara spesifik misalnya untuk melihat cahaya, mencium bau atau bahkan menyerap oksigen ke dalam darah. Di dalam setiap sel terdapat inti sel. Kromosom merupakan struktur yang berada di dalam inti sel yang membentuk tubuh manusia. Terdapat 23 pasang kromosom yang berada di dalam sel tubuh manusia.

Penyebab Keguguran

Saat seorang wanita mengalami keguguran maka hal pertama yang akan ditanyakannya adalah penyebab dari keguguran tersebut. Banyak sekali kemungkinan penyebab terjadinya keguguran, tetapi sering kali penyebab tersebut tidak dapat diketahui. Keguguran paling sering terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Keguguran

Keguguran adalah keluarnya hasil pembuahan secara spontan saat usia kehamilan sebelum minggu ke-20. Kira-kira 10-20% dari kehamilan bisa berakhir dengan keguguran. Namun jumlah sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi karena banyak keguguran terjadi pada kehamilan yang sangat dini di mana seorang wanita bahkan tidak tahu dia hamil.

Preeklampsia (Keracunan Kehamilan)

Preeklampsia atau keracunan kehamilan merupakan komplikasi kehamilan dengan gejala berupa peningkatan tekanan darah dan adanya gejala kerusakan sistem organ yang lain, biasanya organ ginjal (ditandai dengan ditemukannya protein dalam pemeriksaan urin), yang terjadi setelah usia kehamilan di atas 20 minggu.

Plasenta Previa (Plasenta Menutup Jalan Lahir)

Plasenta previa adalah suatu kondisi yang terjadi pada wanita hamil di mana plasenta menutupi seluruh atau sebagian jalan lahir. Plasenta previa dapat menyebabkan perdarahan berat selama kehamilan atau saat persalinan. Kondisi ini bisa terjadi pada 1 dari 200 persalinan. Plasenta berfungsi membawa oksigan dan nutrisi ke janin yang sedang berkembang

Solusio Plasenta (Plasenta Terlepas Dari Dinding Rahim)

Solusio plasenta merupakan komplikasi yang jarang terjadi tetapi merupakan kondisi yang berbahaya. Plasenta (ari-ari atau tembuni) merupakan struktur yang melekat pada dinding dalam rahim dan berkembang selama kehamilan yang berfungsi untuk memberikan nutrisi dan oksigen ke janin. Solusio plasenta merupakan suatu kondisi di mana sebagian atau seluruh plasenta

Anemia Pada Anak

Anemia adalah kondisi dimana kadar haemoglobin (Hb) lebih rendah dari nilai normal berdasarkan usia individu. Di Negara berkembang seperti Indonesia, anemia sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi di dalam tubuh (anemia defisiensi besi).