Keputihan

Banyak wanita akan mengalami peningkatan cairan vagina selama kehamilan. Lendir yang keluar dari vagina belum tentu merupakan suatu tanda adanya masalah atau infeksi.

Hal ini tergantung dari jumlah dan warna cairan yang keluar serta apakah diikuti gejala lainnya seperti gatal atau berbau.

Lendir cair, bening atau sedikit putih susu dan tidak berbau  biasanya menunjukkan kondisi yang normal saat hamil dan disebut sebagai leukorrhea. Kondisi seperti ini tidak memerlukan penanganan khusus.

keputihan-bundanetPeningkatan cairan vagina ini disebabkan karena efek hormon pada dinding vagina, dimana hormon ini meningkat secara dramatis selama kehamilan. Lendir yang keluar bisa meningkat selama kehamilan menjadi cukup banyak. Tingkat keasaman yang tinggi dari lendir ini berperan dalam menekan pertumbuhan bakteri yang berbahaya.

Pada beberapa minggu akhir kehamilan, mungkin akan keluar lendir bercampur sedikit darah atau berupa gumpalan kental atau seperti senar. Hal ini kemungkinan suatu mucous plug yang melindungi leher rahim selama kehamilan.

keputihan-bundanet
Setelah melahirkan selama masa nifas, mungkin juga ditemukan lendir vagina. Lendir ini disebut sebagai lochia, disebabkan oleh perubahan hormon dan akan terjadi baik setelah melahirkan normal maupun secara seksio sesarea. Lendir ini bervariasi baik dari jumlah, bentuk dan lamanya. Awalnya berupa darah, kemudian menjadi lebih pucat atau kecoklatan setelah kira-kira empat hari dan menjadi putih atau kekuningan setelah kira-kira 10 hari. Kadang-kadang selama masa nifas keluar gumpalan darah. Lendir selama masa nifas ini bisa berlangsung selama dua hingga delapan minggu. Jumlahnya secara bertahap akan berkurang.

Lendir vagina bisa juga berarti tanda dari infeksi vagina, yang mana dapat dipicu oleh hormon kehamilan atau obat-obatan misalnya antibiotik.

Jika lendir vagina yang keluar berwarna kehijauan, kekuningan, kental dan seperti keju, berbau tajam atau disertai kemerahan, gatal atau iritasi dari vulva (organ kelamin luar dari wanita), hal tersebut kemungkinan suatu infeksi vagina.

keputihan-bundanetBacterial vaginosis (BV) merupakan salah satu jenis infeksi vagina yang paling sering terjadi. Gejala infeksi BV berupa lendir vagina berwarna abu-abu atau kehijauan disertai dengan bau menyengat dan seringkali dikaitan dengan kemungkinan terjadinya persalinan prematur. Dua jenis infeksi vagina lainnya yang umum didapatkan selama kehamilan adalah candidiasis dan trichomoniasis.  Keduanya tidak menyebabkan bahaya langsung ke janin dan dapat diobati saat hamil.

Cairan yang keluar dalam jumlah banyak dan terus-menerus kemungkinan suatu tanda selaput ketuban telah pecah.

Lendir vagina yang bercampur darah atau kental seperti ingus mungkin menunjukkan masalah dengan leher rahim.

Pencegahan dan Penanganan Keputihan

Untuk mengatasi peningkatan cairan vagina selama hamil dan mengurangi kemungkinan risiko terkena infeksi :

  • Jangan menyemprotkan pembersih vagina ke dalam liang vagina karena dapat mengganggu keseimbangan normal mikroorganisme di dalam vagina sehingga dapat memicu infeksi vagina berupa bacterial vaginosis.
  • Gunakan celana dalam katun.
  • Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar. Hindari bahan yang tidak berpori, celana ketat, celana olah raga dan leotard.
  • Ada beberapa bukti bahwa bunda dapat mengurangi risiko infeksi jamur pada vagina dengan konsumsi 1 cangkir sehari yogurt yang mengandung Lactobacillus acidophilus hidup.

Kapan harus memeriksakan diri ke dokter

Konsultasi ke dokter jika :
keputihan-bundanet

  • Keputihan disertai dengan nyeri perut atau demam.
  • Keputihan berwarna kehijauan, kekuningan atau berbau tidak enak.
  • Keputihan yang kental dan bertekstur seperti keju atau dadih.
  • Keputihan disertai dengan nyeri, kemerahan, rasa terbakar atau gatal pada vulva.
  • Keputihan bercampur darah dan kental yang tidak seperti biasanya.
  • Jika bunda baru saja menjalani prosedur amniosintesis dan mendapati peningkatan jumlah cairan vagina maka berhati-hati karena mungkin saja merupakan suatu tanda kebocoran cairan ketuban.

Jika bunda pada masa nifas, maka konsultasi ke dokter jika :

  • Darah nifas penuh satu pembalut dalam satu jam selama empat jam – jangan menunggu hingga empat jam jika mengalami pusing atau darah yang keluar semakin banyak.
  • Cairan yang keluar berbau busuk dan amis.
  • Nyeri perut atau perdarahan bertambah dan keluar banyak bekuan darah.

Updated: 08/06/2016

Similar posts