Home » Kehamilan » Mencegah Keracunan Makanan Saat Hamil

Mencegah Keracunan Makanan Saat Hamil

Keracunan-Makanan-BundanetWalaupun tidak mungkin selalu bisa menghindari paparan terhadap mikroba yang dapat menyebabkan keracunan makanan, tetapi beberapa pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadi keracunan makanan. Di bawah ini akan dijelaskan pencegahan secara umum yang dapat dilakukan :

  • Jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi atau makanan yang mengandung susu yang tidak dipasteurisasi.
  • Cuci buah dan sayur dengan bersih sebelum dimakan menggunakan air mengalir yang bersih.
  • Jaga suhu refrigerator pada 4.4 derajat C atau kurang dan freezer -17.8 derajat C atau kurang.
  • Makanan yang setengah matang, mudah basi atau makanan siap saji sebaiknya segera dikonsumsi.
  • Hindari kontaminasi silang dengan cara memisahkan daging, ikan dan unggas mentah dari makanan lainnya.
  • Cuci tangan, pisau dan alas untuk memotong setelah menangani makanan mentah misalnya daging, ikan atau unggas mentah.
  • Masak hingga matang dan bisa dipastikan dengan menggunakan termometer makanan pada bagian dalam daging : daging sapi (710C), ayam (770C), kalkun (820C), babi (710C).

Thermometer-Makanan-bundanet

  • Makanan laut dan kerang harus dimasak dengan matang untuk meminimalisir risiko keracunan makanan. Makan ikan mentah (misalnya sushi) menimbulkan risiko untuk terkena berbagai parasit. Pembekuan membunuh beberapa, TIDAK SEMUA, organisme berbahaya. Ikan mentah yang berlabel “sushi-grade” atau “sashimi-grade” berarti sudah dibekukan.
  • Masak telur sampai matang hingga kuning telurnya padat.
  • Segera masukkan makanan ke dalam lemari es. Jangan pernah membiarkan makanan pada suhu ruangan lebih dari 2 jam (1 jam jika suhu ruangan lebih dari 320C).

 

SUMBER :

www.foodsafety.gov

Updated: 19/07/2016

Similar posts