Home » Kesehatan Anak » Penyakit Anak » Cara Pengukuran Suhu Tubuh Anak

Cara Pengukuran Suhu Tubuh Anak

Demam sering membuat orang tua kawatir. Apalagi jika buah hati kita demam tinggi, tidak jarang membuat orang tua panik dan buru-buru ke dokter. Namun ketika sampai ke ruang periksa dokter dan dokter menanyakan berapa suhu badan di rumah? Kita lupa mengukurnya, hanya diraba terasa panas tinggi. Bagaimana cara pengukuran suhu tubuh anak yang tepat?

Mengukur suhu tubuh secara akurat ketika anak demam sangatlah penting. Tingginya demam dan pola demam menjadi informasi penting bagi dokter untuk mengetahui penyebab demam dan penanganan selanjutnya.

Untuk mengukur suhu tubuh, gunakanlah termometer digital dari merk yang berkualitas.  Mengukur suhu tubuh dapat dilakukan melalui mulut, ketiak, dan rektal. Hasil pengukuran suhu bisa jadi berbeda tergantung lokasi pengukuran dan kualitas termometer yang digunakan. Untuk memudahkan memantau perubahan suhu, dianjurkan menggunakan termometer dan lokasi pengukuran yang sama.

Berikut ini adalah cara mengukur suhu tubuh pada anak:

Mengukur suhu mulut (oral)

  • Bila anak baru saja minum atau makan, tunggu 20 – 30 menit sebelum mengukur temperatur di dalam rongga mulut.
  • Pastikan tidak ada makanan, permen, dan lain-lain di dalam mulut anak .
  • Letakkan ujung termometer di bawah lidah, minta anak untuk mengatupkan bibirnya di sekeliling termometer. Ingatkan dia untuk tidak menggigit termometer atau berbicara saat ada termometer di dalam mulutnya. Minta anak untuk rileks dan bernafas biasa melalui hidung.
  • Setelah terdengar nada beep, baca angka yang tertulis.

Mengukur suhu ketiak (aksila)

  • Buka baju anak dan dalamannya (termometer harus menyentuh kulit, bukan baju).
  • Taruh termometer di ketiak, lipat tangan anak serongkan ke dada sehingga termometer terjepit.
  • Tunggu sampai terdengar nada “beep”. Baca angka yang tertera.

Mengukur temperatur rektal

  • Lumasi ujung termometer dengan jelly pelicin yang larut air (jangan pergunakan petroleeum jelly).
  • Baringkan anak di pangkuan anda atau di atas tempat yang rata dan agak keras.
  • Satu tangan memegang bagian bawah pantat anak agar tidak bergerak-gerak. Tangan yang lain memasukkan termometer melalui anus sejauh 1 – 2 cm,  tetapi bila terasa ada tahanan, jangan masukkan lebih jauh dari 1 cm.
  • Termometer dikepit di antara dua jari saat bagian tangan anda yang lain memegang pantat anak. Tenangkan anak/bayi, ajak bicara sambil anda memegang termometer tersebut.
  • Tunggu sampai terdengar nada “beep” dan bacalah angka yang tertera.

 

Updated: 11/06/2016

Similar posts