Home » Kesehatan Wanita » Kontrasepsi » Kontrasepsi Tubektomi (Kontrasepsi Mantap Wanita)

Kontrasepsi Tubektomi (Kontrasepsi Mantap Wanita)

tubektomi-bundanetKontrasepsi Tubektomi atau orang awam biasa menyebutnya steril merupakan prosedur bedah sukarela untuk menghentikan kesuburan pada seorang wanita.

Pada dasarnya metode tubektomi ini sangatlah efektif dan bersifat permanen.

Tindakan pembedahannya pun aman, sederhana dan tidak ada efek samping akibat pengikatan pada saluran telur (tuba falopi).

JENIS-JENIS TUBEKTOMI

Ada beberapa cara melakukan teknik tubektomi atau sterilisasi ini, yaitu :

  • Minilaparatomi:
    suatu cara sterilisasi yaitu dengan operasi kecil untuk mencapai saluran telur, melalui sayatan kecil sepanjang 1- 2,5 cm pada dinding perut.
    tubektomi-bundanet
  • laparoskopi-bundanetLaparoskopi: Suatu teknik operasi yang menggunakan alat berdiameter 5 hingga 12 mm untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah didalam rongga perut. Untuk melihat organ didalam perut tersebut digunakan kamera yang juga berukuran mini dengan terlebih dahulu dimasukkan gas untuk membuat ruangan dirongga perut lebih luas. Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat tersebut dengan kedua

MEKANISME KERJA TUBEKTOMI

Mekanisme kerja dari tubektomi itu sendiri adalah dengan menutup saluran telur (mengingkat tubektomi_bundanetdan memotong atau memasang cincin), sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Dengan menutup saluran telur maka sperma tidak akan bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan tidak akan pernah terjadi.

Apakah tubektomi ini mengganggu proses menstruasi?

Menstruasi adalah peluruhan dinding rahim yang menebal akibat tidak terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma. Pada proses tubektomi semata-mata hanya menutup saluran telur tanpa merusak indung telur (ovarium). Karena itu bunda akan tetap mengalami masa subur (ovulasi). Tetapi karena saluran telur tersebut sudah tertutup sehingga tidak akan terjadi pembuahan, sehingga siklus menstruasi akan tetap berlangsung seperti biasanya.

MANFAAT DAN KETERBATASAN TUBEKTOMI

Sebelum Bunda mengambil keputusan tentang tubektomi, sebaiknya Bunda mengetahui terlebih dahulu apa manfaat dan bagaimana keterbatasan dari tubektomi ini. Berikut adalah manfaat dan keterbatasan tubektomi yang perlu Bunda ketahui:

MANFAAT TUBEKTOMI

  • Sangat efektif (0,2-4 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan)
  • Permanen
  • Tidak mempengaruhi proses menyusui
  • Tidak bergantung pada faktor senggama
  • Baik bagi klien apabila kehamilan akan menjadi resiko kesehatan yang serius
  • Pembedahan sederhana
  • Tidak ada efek samping dalam jangka panjang

KETERBATASAN TUBEKTOMI

  • Harus dipertimbangkan sifat permanen metode kontrasepsi ini (tidak dapat dipulihkan kembali), kecuali dengan operasi rekanalisasi dengan tingkat keberhasilan yang rendah
  • Rasa sakit/ketidaknyamanan dalam jangka pendek setelah tindakan
  • Dilakukan oleh dokter yang terlatih (dibutuhkan dokter spesialis ginekologi atau dokter spesialis bedah untuk proses laparoskopi)
  • Tidak melindungi diri dari PMS, termasuk Hepatitis B dan HIV/AIDS.


YANG DAPAT MENJALANI TUBEKTOMI

Ketika bunda dan suami sudah memantapkan diri untuk tidak memiliki anak lagi, dan bunda tidak ingin direpotkan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi yang harus dipakai secara reguler, maka pilihan bunda sudah tepat jika bunda memilih tubektomi. Tapi, sebelum bunda memilih tubektomi, sebaiknya bunda mengetahui siapa sajakah yang boleh menjalani tubektomi dan siapa saja yang tidak boleh menjalani tubektomi.

YANG BOLEH MENJALANI TUBEKTOMI

  • Bunda yang berusia lebih dari 26 tahun
  • Sudah melahirkan lebih dari 2 anak
  • Yakin telah mempunyai besar keluarga sesuai dengan kehendaknya
  • Bila hamil lagi akan menimbulkan risiko kesehatan yang serius
  • Hubungan suami istri harmonis
  • Paham dan secara sukarela setuju dengan prosedur ini

YANG TIDAK BOLEH MENJALANI TUBEKTOMI

  • Hamil (sudah terdeteksi atau dicurigai)
  • Perdarahan vagunal yang belum diketahui penyebabnya (hingga harus dievaluasi).
  • Infeksi sistemik atau panggul yang akut (hingga masalah itu disembuhkan atau dikontrol).
  • Tidak boleh menjalani proses pembedahan
  • Kurang pasti mengenai keinginannya untuk fertilitas masa depan


WAKTU UNTUK MELAKUKAN
TUBEKTOMI

  • Setiap waktu selama siklus menstruasi apabila diyakini secara rasional klien tersebut tidak hamil
  • Hari ke-6 hingga ke-13 dari siklus menstruasi (fase proliferasi)
  • Pasca persalinan : dalam waktu 2 hari atau setelah 6 minggu atau 12 minggu
  • Pasca keguguran

PROSES TUBEKTOMI
tubektomi-bundanet

Setelah dilakukan pembiusan maka dilakukan irisan pada dinding perut, kemudian dilakukan identifikasi saluran telur (tuba falopii) kanan dan kiri.

Jepit saluran telur kemudian diikat dan potong saluran telur di atas ikatan. Hal ini dilakukan pada kedua saluran telur.

Updated: 07/06/2016

Similar posts