Home » Kehamilan » Nutrisi Selama Kehamilan » Indeks Masa Tubuh

Indeks Masa Tubuh

Indeks-Masa-Tubuh-BundanetNutrisi sangat erat kaitannya dengan berat badan. Salah satu cara untuk mengetahui status nutrisi seseorang adalah dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Bunda dianjurkan untuk mengetahui indeks massa tubuh (IMT) sesaat sebelum hamil, karena akan digunakan untuk pedoman peningkatan berat badan selama hamil. Selain IMT, kondisi kesehatan, riwayat kesehatan, kondisi kesehatan janin dan apakah hamil kembar atau tunggal juga berpengaruh pada rekomendasi peningkatan berat badan selama kehamilan.

Cara perhitungan IMT adalah sebagai berikut :

Cara-Hitung-IMT-Bundanet

Misalnya berat badan bunda saat ini 55 kg dengan tinggi badan 1,60 m, maka IMT bunda adalah :

                                         55                    55

                                    ————   =   ———-   =   21,5 (NORMAL)

                                    (1,6×1,6)            2,56

 

INDEKS MASSA TUBUH (IMT) STATUS BERAT BADAN
Dibawah 18,5 Underweight (Kurus)
18,5 – 24,9 Normal
25,0 – 29,9 Overweight (Gemuk)
30,0 atau lebih Obesitas

Atau cara termudah untuk menghitung IMT adalah dengan menggunakan Kalkulator Indeks Massa Tubuh.

Penambahan berat badan harus berdasarkan IMT ibu sebelum hamil atau pada saat kunjungan antenatal yang pertama kali tetapi pada kehamilan awal.

Rekomendasi Peningkatan Berat Badan saat Hamil dari

Institute of Medicine (2009)

 

  IMT Rekomendasi

Penambahan BB Total (kg)

Rekomendasi Peningkatan BB* pada Trimester kedua dan ketiga (kg/minggu)
Underweight

Normal

Overweight

Obese

< 18,5

18,5 – 24,9

25,0 – 29,9

> 30,0

12,7 – 18,0

11,3 – 15,8

6,8 – 11,3

5,0 – 9,0

0,45 (0,45 – 0,59)

0,45 (0,36 – 0,45)

0,27 (0,23 – 0,32)

0,23 (0,18 – 0,27)

*  Perhitungan berdasarkan peningkatan berat badan saat trimester pertama 0,5 – 2 kg.

Modified from Institute of Medicine (US). Weight gain during pregnancy: reexamining the guidelines. Washington, DC. National Academies Press; 2009. ©2009 National Academy of Sciences.

Untuk hamil kembar dua, rekomendasi kenaikan berat badan 16,8 – 24,5 kg untuk wanita dengan berat badan normal, 14,1 – 22,7 kg untuk wanita gemuk (overweight) dan 11,3 – 19,1 untuk wanita yang obesitas.

Kurangnya kenaikan berat badan saat hamil berkaitan dengan peningkatan risiko melahirkan bayi dengan pertumbuhan terhambat, dengan tingginya angka kematian dan kesakitan perinatal. Pada kondisi ini, bunda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan nutrisi tinggi tetapi dengan kalori rendah untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin.

Peningkatan berat badan yang terlalu banyak akan berkaitan dengan bayi besar dan bayi dengan berat badan lebih besar dari usianya sehingga meningkatkan risiko persalinan dengan seksio sesarea. Komplikasi lainya termasuk risiko tinggi untuk infeksi, hipoglikemia dan gangguan pernapasan pada bayi baru lahir.

Update 26/07/2016

Similar posts