Home » Kehamilan » Mitos Seputar Kehamilan » Mitos Yang Berkaitan Dengan Jenis Kelamin Bayi

Mitos Yang Berkaitan Dengan Jenis Kelamin Bayi

mitos_bundanetMengetahui jenis kelamin bayi merupakan hal yang sering ditunggu oleh pasangan yang sedang menanti kehadiran bayi. Bahkan hal yang paling sering ditanyakan oleh keluarga dan kerabat adalah jenis kelamin bayi. Karena sangat menarik dan selalu ditunggu-tunggu maka hal ini bisa menjadi topik tebak-tebakan yang menarik. Banyak mitos yang sering dikaitkan dengan jenis kelamin bayi yang masih dalam kandungan. Hal yang paling sering dikaitkan adalah dengan bentuk perut ibu hamil, detak jantung bayi atau warna kulit ibu yang menjadi lebih gelap.

BENTUK PERUT IBU HAMIL
bentuk_perut_ibu_hamil

Banyak faktor yang mempengaruhi bentuk perut ibu hamil, antara lain :

Dan TIDAK ditentukan oleh jenis kelamin bayi dalam perut ibu hamil.

mitos_bundanetMakin tua usia kehamilan maka makin besar ukuran rahim akibat janin yang makin membesar disertai dengan jumlah ketuban yang makin banyak. Dengan makin membesarnya ukuran rahim tentu saja akan makin sulit bagi otot perut untuk menahan besarnya rahim. Sehingga saat hamil makin besar maka bentuk perut akan mengalami perubahan. Saat usia kehamilan 36 minggu kepala janin akan masuk ke dalam panggul ibu, sehingga akan mempengaruhi bentuk perut ibu hamil.

mitos_jenis_kelamin_bundanet

Saat trimester ketiga, terutama awal trimester ketiga, posisi bayi dalam rahim masih bisa bervariasi. Bisa dengan bagian kepala bayi berada di bagian bawah perut ibu atau posisi melintang di mana kepala bayi berada di sebelah kiri atau kanan perut ibu atau bagian kepala bayi berada di bagian atas perut ibu atau yang biasa di sebut sebagai posisi sungsang. Pada posisi melintang akan tampak perut ibu akan melebar ke kiri dan ke kanan sebaliknya pada posisi kepala dan posisi sungsang maka perut ibu akan lebih memanjang ke atas dan ke bawah.

Bentuk perut juga ditentukan oleh otot perut. Kekuatan otot perut ditentukan oleh sering tidaknya melatih otot perut juga seberapa sering hamil. Makin sering dilatih maka otot perut akan makin kuat sehingga bentuk perut saat hamil akan makin bulat sementara semakin sering hamil maka tentu saja otot perut akan semakin kendur. Tinggi badan ibu dan kenaikan berat badan saat hamil juga bisa mempengaruhi bentuk perut ibu berkaitan dengan distribusi lemak tubuh.

DETAK JANTUNG JANIN

Detak jantung janin bervariasi tergantung dari usia dan aktivitas janin dan bukan tergantung dari jenis kelamin.

Variasi detak jantung janin berkaitan dengan usia janin :

  • Saat usia janin 5-6 minggu : 80-85 x/mnt
  • Usia janin 9 minggu : 170-200 x/mnt
  • Usia janin trimester 2 dst : 120-160 x/mnt

Detak jantung janin juga dipengaruhi oleh aktivitas janin, detak jantung ibu, kondisi kesehatan ibu (misalnya demam, konsumsi obat-obatan tertentu).

KULIT IBU HAMIL LEBIH GELAP

mitos_bentuk_perut_bundanetSelama hamil, plasenta dan indung telur akan menghasilkan lebih banyak hormon. Salah satu hormon yang meningkat adalah hormon yang mengatur pigmentasi kulit yaitu melanocyte-stimulating hormone. Akibat meningkatnya hormon ini dapat menyebabkan beberapa area pada tubuh akan lebih gelap, seperti di daerah lipatan (ketiak, sela paha, leher), puting payudara, tanda lahir, juga akan muncul garis hitam memanjang di tengah perut yang disebut linea nigra. Kondisi ini biasanya akan memudar secara bertahap setelah melahirkan. Sehingga jelas bahwa jenis kelamin bayi dalam rahim tidak mempengaruhi seberapa gelap kulit ibu saat hamil.

Updated: 01/06/2016

Similar posts