Home » Kehamilan » Robekan Jalan Lahir Lebih Sedikit Dengan Pijat Perineum

Robekan Jalan Lahir Lebih Sedikit Dengan Pijat Perineum

Pijat-Perineum-bundanetMelahirkan merupakan saat yang paling ditunggu sekaligus merupakan saat yang paling menegangkan. Dari sekian banyak hal yang mengganggu pikiran ibu hamil saat mendekati waktu melahirkan adalah terjadinya robekan pada jalan lahir (vagina). Sebagian besar robekan terjadi secara alamiah akibat keluarnya kepala dan badan bayi. Sebagian lagi melalui tindakan episiotomi, yaitu pengguntingan jalan lahir dengan tujuan memperbesar jalan lahir untuk membantu proses persalinan atau mencegah terjadi robekan yang lebih berat. Tetapi, saat ini ada hal yang bisa bunda lakukan untuk memperkecil kemungkinan terjadi robekan jalan lahir saat melahirkan sehingga penjahitan akan lebih sedikit dan nyeri akan lebih minimal. Cara itu adalah dengan melakukan pijat perineum (perineal massage).

Dari penelitian didapatkan bahwa melakukan pijat perineum secara rutin yang dimulai sejak usia kehamilan 34 minggu dapat mengurangi kemungkinan terjadinya robekan pada jalan lahir. Hal ini terutama menguntungkan untuk wanita yang baru pertama kali melahirkan. Pijat perineum juga dapat membantu mempercepat pemulihan pasca melahirkan, khususnya pada anak kedua atau lebih.

APA ITU PERINEUM DAN OTOT DASAR PANGGUL?

perineum-dan-otot-dasar-panggul-bundanetPerineum adalah area diantara liang vagina dan lubang anus. Jaringan perineum ini berhubungan dengan otot dari dasar panggul. Otot dasar panggul adalah kumpulan otot yang menyokong dan menahan seluruh organ yang berada di dalam panggul, misalnya kandung kemih dan usus.

Perineum sangat penting bagi wanita. Regangan atau robekan perineum saat proses melahirkan dapat berpengaruh pada otot dasar panggul sehingga mudah terjadi rahim turun. Kelemahan otot dasar panggul juga bisa berpengaruh pada kontrol saat berkemih dan buang air besar. Kerusakan pada perineum juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri saat hubungan seksual. Kira-kira 85% wanita akan mengalami robekan pada perineum saat proses melahirkan.

APA ITU PIJAT PERINEUM?

Pijat perineum adalah suatu cara untuk mempersiapkan perineum agar lebih mudah meregang saat proses melahirkan. Saat melahirkan, otot perineum harus rileks dan terbuka untuk memudahkan bayi melewati jalan lahir.

Keuntungan pijat perineum :

  • Meningkatkan elastisitas (kemampuan untuk meregang) dari perineum. Meningkatkan aliran darah ke perineum sehingga perineum lebih mudah meregang dan mengurangi nyeri selama proses melahirkan.
  • Kemungkinan terjadinya robekan pada perineum lebih kecil dan lebih jarang dibutuhkan episiotomi.
  • Akan membantu bunda terbiasa pada kondisi di mana perineum membuka dan meregang saat melahirkan.
  • Mengurangi nyeri pada perineum pasca melahirkan.
  • Secara khusus, hal ini akan sangat membantu jika terdapat jaringan parut pada perineum akibat luka sebelumnya atau perineum yang kaku, di mana dapat terjadi pada beberapa penunggang kuda atau penari. Tetapi semua wanita akan mendapatkan keuntungan dengan melakukan pijat perineum.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT MELAKUKAN PIJAT PERINEUM?

Bunda dapat memulai pijat perineum mulai usia kehamilan 34 minggu. Pijat perineum bisa bunda lakukan sendiri atau dilakukan oleh suami, jika anda merasa nyaman dengan ini.

Waktu yang tepat untuk melakukan pijat perineum adalah saat mandi atau setelah mandi karena saat itu pembuluh darah pada daerah tersebut sedang melebar. Hal ini membuat perineum lebih lembut dan lebih nyaman saat disentuh. Saat itu bunda juga akan lebih rileks.

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN PIJAT PERINEUM?

Sebaiknya menggunakan sedikit minyak organik yang tidak beraroma, misalnya minyak zaitun (olive oil), minyak biji bunga matahari atau minyak biji anggur untuk melicinkan daerah perineum dan membuat pijatan lebih nyaman. Bunda juga bisa menggunakan pelumas berbahan dasar air, seperti K-Y Jelly. Jangan menggunakan minyak sintetis seperti baby oil atau petroleum jelly (Vaseline). Pastikan tangan dalam kondisi bersih sebelum mulai memijat.

Posisi yang nyaman untuk pijat perineum:

  • Ganjal bokong dengan bantal di tempat tidur atau di sofa dengan lutut ditekuk.
  • Bersandar di dalam bak mandi dengan satu kaki diangkat ke sisi bak mandi. Kemudian ganti kaki yang lain.
  • Bendiri sambil mandi air hangat dengan satu kaki di atas bangku. Kemudian ganti kaki yang lain.
  • Sambil duduk di toilet.

Cara pijat perineum

  • Cucilah tangan terlebih dahulu untuk mencegah berpindahnya kuman dari tangan ke perineum Bunda.
  • Pastikan kuku jari tangan tidak panjang, karena jaringan di vagina dan perineum halus sehingga dengan memotong kuku akan mencegah robeknya jaringan tersebut.
  • Cari tempat yang nyaman dan santai di mana bunda akan merasa aman dan tidak terganggu.
  • Pada saat-saat awal mencoba, mungkin akan lebih mudah untuk menggunakan cermin untuk membantu melihat apakah cara yang dilakukan sudah sesuai atau belum.
  • Letakkan satu atau dua ibu jari (atau jari lainnya bila ibu jari tidak sampai) sekitar 2-3 cm di dalam vagina. TEKAN ke bawah dan kemudian menyamping pada saat yang bersamaan. Perlahan-lahan coba pijat dan regangkan daerah dalam vagina dan bukan kulit perineum. Tetapi, bunda tetap akan merasakan sensasi regangan pada kulit perineum.

pijat-perineum-bundanetcara-pijat-perineum-bundanet

  • Pijat perineum seharusnya cukup nyaman tetapi bunda bisa merasakan regangan. Hal ini mirip saat perineum terbuka ketika proses melahirkan.
  • Berusaha untuk melemaskan otot perineum semaksimal mungkin selama proses pemijatan.
  • Pemijatan bisa dilakukan selama yang bunda inginkan, tetapi minimal lakukan selama 5 menit.
  • Sejalan dengan waktu, jika perineum menjadi lebih elastis, bunda dapat meningkatkan kemampuan untuk rileks dan meningkatkan tekanan ke arah anus saat pemijatan. Kemampuan untuk tetap rileks saat merasakan peningkatan tekanan akan membantu bunda untuk rileks saat kepala bayi menekan daerah tersebut saat proses melahirkan.
  • Ulangi sesering yang bunda inginkan. Untuk hasil yang terbaik, lakukan pijatan setiap hari atau selang sehari.

Pijat perineum atau perineal massage ini juga dapat dilakukan berdua dengan pasangan, bunda juga dapat menghubungi seorang profesional medis untuk melatih melakukan pijat perineum jika bunda tidak percaya diri apabila melakukannya sendiri dirumah. Lalu bagaimana cara melakukan pijat perineum jika dilakukan bersama suami?

  • Berbaringlah dalam posisi rileks dan santai. Pijat dilakukan dengan cara yang sama, hanya saja pasangan harus menggunakan jari telunjuk bukan jempol untuk melakukan pijat. Buat gerakan berbentuk “U”, lakukan pemijatan dari sisi ke sisi dengan menggunakan sedikit tekanan.pijat-perineum-bersama-suami-bundanet
  • Bunda mungkin mengalami perasaan canggung. Namun ini adalah hal yang alami. Cobalah untuk mengingat bahwa pijat perineum memiliki tujuan yang sama seperti jenis pijat lain: yaitu untuk melepaskan ketegangan, dan dalam kasus melahirkan adalah untuk memudahkan bagian kepala janin dan mengurangi ketidaknyamanan.
  • Berkomunikasilah dengan pasangan. Biarkan pasangan tahu apakah bunda mengalami rasa tidak nyaman. Pijat harus dilakukan dengan lembut karena jaringan perineum sangatlah halus. Pemijatan secara teratur pada daerah perineum dalam minggu-minggu menjelang persalinan akan meningkatkan elastisitas dan mengurangi beberapa tekanan ketika kepala janin melakukan penurunan untuk lahir. Jika merasa tidak nyaman apabila pijat perineum ini dilakukan oleh orang lain, bunda dapat melakukan pijat perineum sendiri, tetapi kebanyakan wanita merasa agak kesulitan untuk melakukan sendiri selama kehamilan lanjut karena membesarnya perut.

Jangan lakukan pijat perineum, jika :

  • Infeksi herpes aktif pada vagina
  • Infeksi jamur atau infeksi vagina lainnya

Jika bunda merasa nyeri saat melakukan pijat perineum, hentikan dulu dan coba lagi di lain waktu. Jika nyeri terus terjadi maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk memastikan cara yang bunda lakukan sudah tepat.

SUMBER : http://www.ouh.nhs.uk/patient-guide/leaflets/files%5C10938pmassage.pdf

Updated: 28/05/2016

Similar posts