Home » Kesehatan Anak » Penyakit Anak » Rotavirus

Rotavirus

Rotavirus adalah virus yang sering menyebabkan infeksi saluran pencernaan (gastroenteritis akut) pada anak. Pada bayi dan anak kecil, infeksi rotavirus dapat menyebabkan diare dan muntah berat sehingga anak dapat kehilangan banyak cairan (dehidrasi).

Gejala

Gejala infeksi rotavirus antara lain :penyakit-rotavirus-bundanet

  1. demam,
  2. muntah,
  3. diare, dan atau
  4. nyeri perut.

Setelah anak terinfeksi rotavirus, diperlukan waktu 1-3 hari untuk timbul gejala. Seringkali muntah-muntah adalah gejala yang pertama kali timbul, lalu disusul demam dan diare. Muntah dan diare dapat berlangsung selama 3 – 8 hari. Pada infeksi rotavirus, frekuensi muntah dan diare bisa sangat sering dan konsistensi sangat cair, sehingga bayi dan anak kecil dapat cepat mengalami dehidrasi. Dehidrasi karena rotavirus bisa ringan sampai berat.

Pengobatan

Prinsip utama penanganan infeksi rotavirus adalah pemberian cairan untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi. Tidak ada obat antivirus yang efektif untuk mengobati rotavirus. Antibiotik juga tidak diperlukan, karena antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri, bukan infeksi virus.

Apabila tidak ada dehidrasi atau dehidrasi masih ringan, cairan dapat diberikan melalui minum. Cairan yang diberikan adalah ASI (bila masih menyusui) dan oralit atau yang sejenis. Air putih atau kaldu dapat diberikan bila anak tidak mau oralit sama sekali. Namun perlu diperhatikan pada air putih tidak terdapat elektrolit dan glukosa, sehingga anak dapat lemas karena kekurangan elektrolit.

Selama perawatan di rumah, kondisi anak sebaiknya selalu dipantau. Kenali tanda-tanda dehidrasi. Apabila terdapat tanda-tanda dehidrasi sedang sampai berat, atau anak tidak mau minum sama sekali (meskipun tidak dehidrasi), segeralah ke dokter. Pada keadaan dehidrasi berat, anak memerlukan pemberian cairan melalui infus.

Dokter mungkin akan memberikan cairan oralit, probiotik, dan suplemen zink. Probiotik adalah bakteri yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan sehingga membatasi pertumbuhan virus. Sedangkan zink adalah mikronutrien yang dapat mengurangi episode diare dan beratnya diare. Zink diberikan selama 10-14 hari meskipun diare sudah berhenti.

Pencegahan

Rotavirus dapat menular dengan mudah. Penularan terjadi melalui feses anak yang terinfeksi. Rotavirus yang terdapat pada feses anak dapat menempel pada tangan anak, tangan orang tua atau pengasuh yang membersihkan feses anak, dan pada mainan atau benda lain. Lalu virus tersebut dapat menginfeksi anak sehat apabila terjadi kontak fisik dengan benda atau tangan yang terkontaminasi virus. Anak juga dapat terinfeksi karena memasukkan mainan ke dalam mulut.imunisasi-rotavirus-bundanet

Pencegahan dapat dilakukan dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun dan membersihkan mainan/benda-benda yang mungkin terkontaminasi virus.   Selain itu, pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi rotavirus. Imunisasi  rotavirus dapat mencegah 74% – 87% kasus infeksi rotavirus dan 85% – 98% kasus infeksi rotavirus berat.

Updated: 11/06/2016

Similar posts