Home » Kesehatan Wanita » Kontrasepsi » Spermisida

Spermisida

Spermisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk menonaktifkan atau membunuh sperma.Spermisida_bundanet

Spermisida biasanya dikemas dalam bentuk:

  • Aerosol (Busa)
  • Tablet Vaginal, Suppositoria, atau Dissolvable film
  • Krim
  • Jeli

 

Cara Kerja
spermisida_bundanet

Cara kerja spermisida adalah menyebabkan membran sperma terpecah, memperlambat pergerakan sperma, dan menurunkan kemampuan pembuahan sel telur

 

Pilihan

  • Busa (Aerosol) dan krim efektif segera setelah insersi
  • Tablet vagina, suppositoria dan film penggunaannya disarankan menunggu 10-15 menit sesudah dimasukkan sebelum melakukan hubungan seksual
  • Jeli biasanya hanya digunakan dengan diafragma

Kelebihan

Kelebihan spermisida adalah efektif seketika (busa dan krim), tidak mengganggu produksi ASI, bisa digunakan sebagai pendukung metode kontrasepsi lain, mudah digunakan, meningkatkan lubrikasi selama hubungan seksual, tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan khusus, tidak mengganggu kesehatan dan tidak mempunyai pengaruh sistemik.

Kekurangan

Kekurangan dari spermisida ini adalah efektivitasnya kurang, efektivitas sebagai kontrasepsi bergantung pada kepatuhan mengikuti cara penggunaan, memerlukan motivasi berkelanjutan dengan memakai setiap melakukan hubungan seksual, pengguna harus menunggu 10-15 menit setelah aplikasi sebelum melakukan hubungan seksual dan efektivitas aplikasi hanya 1-2 jam.

Spermisida sesuai untuk klien yang :

  • Tidak menyukai metode kontrasepsi homonal, seperti perokok atau usia di atas 35 tahun
  • Tidak menyukai penggunaan ADR
  • Menyusui dan perlu kontrasepsi
  • Memerlukan metode sederhana sambil menunggu metode yang lain
Spermisida TIDAK sesuai untuk klien yang :

  • Risiko tinggi bila hamil lagi (berdasarkan usia, jumlah anak atau masalah kesehatan ibu)
  • Riwayat infeksi saluran kemih berulang
  • Tidak suka menyentuh alat kelaminnya
  • Mempunyai riwayat sindrom syok karena keracunan
  • Ingin metode kontrasepsi yang efektif


Cara Penggunaan

Aerosol (Busa)

  1. Kocok tempat aerosol 20-30 menit sebelum digunakan.
  2. Tempatkan kontainer dengan posisi ke atas, letakkan aplikator pada mulut kontrainer dan tekan aplikator untuk mengisi busa.
  3. Sambil berbaring lakukan insersi aplikator ke dalam vagina mendekati mulut rahim.
  4. Aplikator segera dicuci menggunakan sabun dan air, tiriskan dan keringkan. Jangan berbagi aplikator dengan orang lain.
    Spermisida_bundanet

Tablet Vagina atau Suppositoria

  1. Cuci tangan.Spermisida_bundanet
  2. Buka kemasan tablet atau suppositoria.
  3. Sambil berbaring masukkan tablet vagina atau suppositoria jauh ke dalam vagina.
  4. Tunggu 10-15 menit sebelum mulai berhubungan seksual.
  5. Sediakan selalu tablet vagina atau suppositoria ekstra bila dibutuhkan.


KrimSpermisida_bundanet

  1. Masukkan krim ke dalam aplikator sampai penuh.
  2. Masukkan aplikator ke dalam vagina sampai mendekati leher rahim.
  3. Tekan alat pendorong sampai krim keluar.
  4. Aplikator harus dicuci dengan sabun dan air, tiriskan dan keringkan. Jangan berbagi aplikator dengan orang lain.

 

Updated: 07/06/2016

Similar posts