Home » Kehamilan » Keluhan Selama Kehamilan » Stretch Mark Pada Kehamilan

Stretch Mark Pada Kehamilan

stretch-mark-pada-ibu-hamil-bundanetStretch Mark pada kehamilan merupakan munculnya garis merah muda atau keunguan pada dinding perut, payudara, lengan atas, panggul dan paha bisa dialami pada sebagian wanita hamil.

Kira-kira setengah dari ibu hamil bisa mengalami stretch marks, terutama saat trimester ketiga. Stretch marks bukan merupakan tanda bahwa terjadi kelebihan berat badan. Tetapi disebabkan karena peregangan kulit disertai dengan peningkatan hormon kortison yang normal terjadi saat kehamilan. Peningkatan hormon ini dapat melemahkan serabut elastis dari kulit.

Faktor keturunan turut berperan penting pada terbentuknya stretch marks. Beberapa wanita tetap mendapatkan banyak stretch marks walaupun kenaikan berat badannya selama hamil hanya sedikit.Stretch marks biasanya tidak hilang sama sekali, tetapi setelah melahirkan biasanya akan memudar secara bertahap menjadi merah muda atau putih.

Pencegahan stretch marks

Berlawanan dengan yang dipercaya secara umum, tidak ada krim atau minyak yang dapat mencegah terjadinya stretch marks atau membuatnya menjadi pudar. Karena stretch marks terbentuk jauh di dalam jaringan ikat di bawah kulit, sehingga tidak bisa dicegah dengan pemberian apapun dari luar.

Updated: 08/06/2016

Similar posts